Launching ICEF–IPFE 2026 di LKPP: Pameran Pengadaan Pemerintah Terbesar Digelar Juli di JIExpo Kemayoran

0
IMG-20260311-WA0149

METROFAKTUAL.COM, Jakarta, 11 Maret 2026 – Rangkaian menuju penyelenggaraan pameran dan forum pengadaan terbesar di Indonesia resmi dimulai dengan peluncuran Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) bersama Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE) 2026. Acara launching tersebut berlangsung di Ruang Roestam Sjarief, Gedung LKPP, Jakarta, pada Rabu (11/03).

Peluncuran ini menandai dimulainya persiapan menuju penyelenggaraan ICEF–IPFE 2026 yang akan digelar pada 29–31 Juli 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Ajang ini diharapkan menjadi platform strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem pengadaan barang dan jasa nasional.

ICEF–IPFE 2026 diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI), serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), dengan PT Satu Tujuan Event (Satue) sebagai pelaksana kegiatan.

Mengusung tema “Dari Digitalisasi Menuju Pengadaan Modern: Transformasi Berbasis Data untuk Indonesia Emas”, acara ini menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan pengelolaan data dalam sistem pengadaan pemerintah guna meningkatkan transparansi, efisiensi, serta memperluas akses pelaku usaha terhadap pasar pengadaan nasional.

Acara launching dibuka oleh Kepala LKPP Sarah Sadiqa, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie, serta Ketua Umum IAPI Andi Zabur Rahman. Dalam kesempatan tersebut, para pimpinan lembaga menegaskan bahwa transformasi digital dalam sistem pengadaan pemerintah merupakan langkah penting untuk menciptakan tata kelola yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

ICEF–IPFE 2026 dirancang tidak hanya sebagai ajang pameran, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan diskusi strategis mengenai perkembangan kebijakan serta praktik terbaik dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Berbagai agenda akan digelar selama kegiatan berlangsung, mulai dari forum diskusi, talkshow, bimbingan teknis (bimtek), hingga temu bisnis antara pemerintah dan pelaku usaha.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para peserta diharapkan dapat memperoleh informasi langsung mengenai regulasi terbaru, peluang pasar, serta berbagai inovasi dalam sistem pengadaan barang/jasa pemerintah dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, termasuk dari Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) hingga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Penyelenggaraan ICEF–IPFE 2026 akan memanfaatkan area seluas 2.700 meter persegi di Grand Ballroom JIExpo Kemayoran. Pameran ini ditargetkan diikuti oleh sekitar 150 perusahaan dari berbagai sektor strategis, antara lain sektor pangan, energi, kesehatan, pendidikan, serta pembangunan perumahan nasional.

Selain menghadirkan peserta pameran dari berbagai sektor industri, ICEF–IPFE 2026 juga menargetkan kehadiran sekitar 15.000 pengunjung yang terdiri dari kepala instansi pemerintah, Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan (PP), hingga Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ).

Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh berbagai organisasi pemerintah daerah, termasuk Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) serta Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Dengan menghadirkan berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, serta ribuan pelaku usaha dari berbagai sektor industri, ICEF–IPFE 2026 diproyeksikan menjadi salah satu agenda penting dalam memperkuat ekosistem pengadaan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemanfaatan pasar pengadaan pemerintah yang bernilai lebih dari Rp391 miliar.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, khususnya dalam mendorong partisipasi pelaku usaha dalam sistem pengadaan pemerintah yang semakin terbuka, transparan, dan berbasis teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *